Langsung ke konten utama

Menikmati Es Pisang Ijo Khas Makassar Di Sisi Kota Yogyakarta

MANALAGI. Panasnya cuaca Yogyakarta di siang hari seperti anugerah bagi penjual kudapan-kudapan segar dan manis di kota istimewa tersebut. Salah satunya adalah penjual kudapan es pisang ijo. Walaupun terkesan kudapan biasa dan dapat ditemukan di berbagai daerah, ternyata masih banyak yang tidak mengetahui bahwa es pisang ijo ini adalah salah satu kudapan khas dari daerah Makassar, Sulawesi Selatan.

Es pisang ijo adalah kudapan manis dan segar yang disajikan dalam sebuah mangkuk datar yang di dalamnya terdapat potongan pisang dengan balutan warna hijau dan rasa manis yang otentik dari sirup merah khas Makassar. Tentunya, es pisang ijo disajikan dengan es serut dalam kondisi yang dingin.

Selain rasanya yang nikmat, es pisang ijo menjadi salah satu kudapan manis yang banyak disukai karena dapat mengatasi dahaga dengan sirup es sekaligus mengatasi rasa lapar dengan pisang yang memiliki kandungan serat didalamnya. Kandungan serat dalam pisang di kudapan ini juga membuat es pisang ijo dapat dinikmati oleh siapapun dan kapanpun, tidak terkecuali yang sedang diet.

Potongan pisang yang dibalut dengan adonan tepung beras yang dicampur dengan santan dan air daun pandan memberikan warna hijau yang menarik dengan aroma pandan yang harum. Apalagi, disajikan dengan tambahan bubur sum-sum, susu kental manis dan sirup merah khas Makassar diatas es serut dalam mangkuknya membuat es pisang ijo memiliki tampilan yang cantik, menarik dan menggugah selera dahaga.

Kudapan manis khas Makassar ini memang banyak tersebar di berbagai wilayah di Indonesia, mulai dari restoran-restoran bintang lima hingga pedagang kaki lima atau dalam bentuk kedai. Salah satunya ada di Daerah Istimewa Yogyakarta. Es pisang ijo di Yogyakarta cukup banyak dicari, mengingat panasnya cuaca Yogyakarta yang mengundang dahaga. Di Yogyakarta, salah satu kedai es pisang ijo dapat ditemukan di ujung selatan Stadion Mandala Krida yaitu di tepi Jalan Andong. Nama kedai tersebut dapat terlihat jelas pada spanduk di depan kedai tersebut, yaitu Es Pisang Ijo Bamban.

“Disini pembeli es pisang ijo lumayan ramai. Biasanya (ramai pada) saat siang hingga sore hari.” Ucap Mas Andi, salah satu karyawan di kedai Es Pisang Ijo Bamban di tepi Jalan Andong tersebut. 

Kedai sederhana di tepi Jalan Andong tersebut memang sering ramai pada sore hari. Namun, walaupun sederhana, kudapan segar yang manis dan mengenyangkan khas Makassar ini banyak dicari karena memiliki rasa yang otentik  dan tempat yang strategis sehingga cukup nyaman untuk pembeli dalam menikmati semangkuk es pisang ijo di sisi Kota Yogyakarta.

“Selain (pembeli) yang olahraga (di Stadion Mandala Krida), biasanya banyak juga yang memang sengaja untuk kesini untuk main atau bahkan (ada yang) mampir sepulang kerja. Beberapa kali wisatawan (juga) kesini. Dan memang hampir setiap hari selalu ramai.” Ucap Mas Andi menjelaskan kondisi kedai Es Pisang Ijo Bamban yang banyak diminati hingga selalu ramai.

Selain disajikan dengan varian original, di kedai Es Pisang Ijo Bamban ini yang disajikan di kedai ini memiliki pilihan topping, seperti keju, coklat, choco crunch, ceres, dan sebagainya. Harganya pun sangat terjangkau. Semangkuk pisang ijo di Jalan Andong Stadion Mandala Krida ini dapat dinikmati mulai dari harga Rp.10.000,- hingga Rp.15.000,-. Harga tersebut dapat memberikan cita rasa otentik es pisang ijo khas Makassar yang dinikmati dalam suasana indah sisi Kota Yogyakarta.



Ditulis Oleh : Berlian Tahta Raudla


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bakpia Bima, Buah Tangan Istimewa Khas Yogyakarta.

PEROLEHAN . Tak lengkap rasanya jika bertandang ke Yogyakarta tanpa membeli buah tangan khas Yogyakarta yaitu bakpia. Bakpia menjadi buah tangan yang banyak digemari oleh wisatawan lokal mapun wisatawan internasional. Ada beragam jenis bakpia yang bisa ditemukan di Daerah Istimewa ini, mulai dari bakpia kering, basah, hingga kukus. Semua tergantung selera masing-masing. Salah satu bakpia basah yang bisa menjadi rekomendasi buah tangan saat Anda bertandang ke Yogyakarta adalah Bakpia Bima. Bakpia Bima merupakan salah satu gerai bakpia dengan harga yang terjangkau di Sleman, Yogyakarta. Gerai bakpia ini menjual beragam varian bakpia dengan kulit krispi dan isian yang lembut. Sulis, pemilik Bakpia Bima menceritakan mulanya ia membuat ide bisnis bakpia ini. Dimana bermula dari keinginan Sulis untuk menambah penghasilan dengan membuka usaha bakpia.  “Saya sebelumnya bekerja di sebuah gerai bakpia kemudian ada keinginan untuk mandiri dan juga mengembangkan usaha, lalu akhirnya tahun 201...

Sate Bandeng, Hidangan Bersejarah Dari Sultan Banten

PEROLEHAN. Jika mendengar makanan sate, kebanyakan orang akan berpikir mengenai sate yang terbuat dari daging ayam atau daging kambing. Namun bagaimana jika makanan sate yang disajikan terbuat dari daging ikan bandeng? Menarik, bukan?Sate yang menggunakan daging ikan bandeng ini adalah salah satu makanan daerah khas Provinsi Banten yang dikenal dengan nama sate bandeng. Konon, sate bandeng menjadi salah satu hidangan di Kesultanan Banten pada masa pemerintahan Sultan Maulana Hasanuddin yang dibuat oleh juru masak keraton pada saat itu agar Sultan Maulana Hasanuddin dapat menikmati sajian ikan bandeng tanpa khawatir akan duri-durinya. Hal inilah yang membuat makanan ini memiliki cerita sejarahnya tersendiri di lingkungan masyarakat Banten. Seperti yang dikatakan oleh Bu Etin selaku pembuat dan penjual sate bandeng, “(Sate) bandeng ini kan ada ceritanya, karena sudah ada dari (zaman) dulu, dari waktu masih (zaman) Sultan, waktu (Banten) masih kerajaan. Soalnya (Sultan) suka banget sama ...

Gurih dan Renyahnya Kripik Belut Khas Pasar Godean

PEROLEHAN . Kripik merupakan salah satu camilan yang paling banyak digemari oleh masyarakat Indonesia. Setiap rumah pasti menyediakan kripik sebagai camilan keluarga atau sebagai hidangan ketika ada tamu yang berkunjung ke rumah. Kripik banyak sekali jenisnya mulai dari kripik kacang, kripik umbi-umbian, atau kripik buah. Kripik sendiri adalah sejenis makanan ringan yang terbuat dari buah atau umbi yang di iris tipis kemudian digoreng ke minyak panas dan hasilnya menjadi hidangan ringan yang renyah. Namun, ada beberapa jenis kripik yang dicampuri dengan adonan tepung sebagai ciri khas dari kripik tersebut. Sebut saja kripik kacang atau biasa dikenal dengan sebutan peyek kacang dimana adonan tepung dan kacang digoreng menjadi satu dan jadilah kripik kacang.   Dari sekian banyak kripik yang banyak tersebar di seluruh penjuru nusantara, ada salah satu kripik yang unik berasal dari daerah istimewa Yogyakarta yaitu kripik belut. Belut yang berbalut tepung yang digoreng kering ini menja...